Senin, 17 September 2018

Bab 6

ANALISIS RANCANGAN KERJA PROYEK

     Pengertian proyek merupakan pekerjaan yang tidak sederhana dan memiliki tujuan spesifik dan bersifat sementara. Proyek harus didefiniskan kapan dimulai dan kapan selesainya. Proyek bukanlah sebuah proses yang berkelanjutan, proyek memerlukan alat bantu kontrol. Sesuai dengan bidang ilmu/cakupan ilmu peneliti.

A. Tahapan Desain atau Model Yang Cocok
     Tahapan desain sistem dapan dibagi menjadi 2 tahap, yaitu: desain logis dan desain fisik.
     Pada tahapan desain,ada beberapa aktifitas utama yang dilakukan, yaitu:
     a. Merancang dan menginterprestasikan
     b. Merancang arsitektur aplikasi
     c. mendesain antar muka pengguna
     d. Mendesain sistem antar muka
     e. Mendesain dan mengintegrasikan database
     f. Membuat prototype detail dari desain
     g. Mendesain mengintegrasikan kendala sistem. (Taher, 2011)

B. Ketetapan Asumsi
     Sistem perencanaan pembangunan nasional merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan dalam jangka panjang. (Artikel: ASUMSI, KONSEP DAN IMPUKASI PROYEKSI PENDUDUK, 2015)

C. Sikap Pelaksanaan Kerja Proyek
     Sikap kerja adalah keyakinan-keyakinan yang mengandung aspek kognitif, bevarior dan efektif yang merupakan kesiapan mental psikolog untuk mereaksi dan bertindak secara positif atau negatif terhadap suatu objek. Dalam sikap kerja yang mempengaruhi dalam kinerja kerja ada 3 yaitu: Sikap terhadap orgsnisasi. ( Wordpress, 2014)
Ada banyak pengertian mengenai sikap. Sikap yang sering kita dengar dan kita ucapkan terkadang tidak begitu kita pahami maknanya dengan benar. Buktinya, tidak semua orang bisa menjawab jika ditanya mengenai pengertian dari sikap itu sendiri. (Web, 2015)
Faktor-faktor sikap kerja menurut Blum and Nayior (Aniek, 2005) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi sikap kerja, diantaranya:
• Kondisi kerja: situasi kerja yang meliputi lingkungan fisik ataupun lingkungan sosial yang menjamin akan mempengaruhi kenyamanan dalam bekerja. Karena dengan adanya rasa nyaman mempengaruhi ssemangat dan kualitas kerja.
• Kerja sama dari teman sekerja: adanya teman sekerja yang dapat berkerja sama akan sangat mendukung kualitas dan prestasi dalam menyelesaikan pekerjaan. (Arief, 2016)
• Keamanan: adanya rasa yang tercipta serta lingkungan yang terjaga akan menjamin dan menambah ketenangan dalam pekerjaan.
• Kesempatan uuntuk maju: adanya jamina masa depan akan lebih baik dalam hal karier baik promosi jabatan dan jaminan hak tua.
• Fasilitas kerja: tersedianya fasilitas-fasilitas yang dapat digunakan karyawan dalam pekerjaannya.
• Upah atau gaji: rasa senang terhadap imbalan yang diberikan perusahaan baik yang berupa gaji pokok, tunjangan dan sebagainya yang dapat mempengaruhi sikap karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi Kerja Proyek TKJ

BAB 1 PEMBENTUKAN TIM KERJA BAB 2 PENGEMBANGAN IDE PROYEK BAB 3 KEBUTUHAN PELANGGAN BAB 4 PENDELEGASIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB BAB 5 A...